Kemajuan teknologi rupaya juga membawa perkembangan pada bidang pertanian. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya ditemukan teknik tanam baru seperti hidroponik dan vertikultur, mengingat semakin banyak terjadinya konversi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman. Adanya teknik tanam tersebut sangat membantu para petani terutama bagi penduduk di daerah perkotaan yang tentunya sudah sangat kekurangan lahan untuk kegiatan bercocok tanam. Teknik yang kini banyak digemari adalah teknik tanam vertikultur. Jenis tanaman yang cocok dibudidayakan dengan teknik tanam vertikultur ini adalah sayur-sayuran Dengan menerapkan teknik tanam vertikultur ini, tidak diperlukan lahan yang luas.

ย teknik tanam vertikultur mudahApa Itu Vertikultur?

Vertikulturย  merupakan cara bertanam yang dilakukan dengan menempatkan media tanam dalam wadah-wadah yang disusun secara vertical atau dapat dikatakan bahwa vertikultur merupakan upaya pemanfaatan ruang ke arah vertical. Dengan demikian penanaman dengan system vertikultur dapat dijadikan alternative bagi masyarakat yang tinggal di kota yang memiliki lahan sempit atau bahkan tidak ada lahan yang tersisa untuk budidaya tanaman.

teknik tanam vertikultur buah

Pembuatan Wadah Tanam Vertikultur

Contoh salah satu wadah tanam dibuat talang air/paralon dengan panjang masing-masing 1 meter atau sesuai selera. Kemudian talang tersebut disusun bertingkat dengan menggunakan rak kayu atau bamboo. Jangan lupa tiap talang/paralon diberi lubang pada bagian bawahnya agar air siraman tidak tergenang. Pembuatan wadah tanaman vertikultur ini sebenarnya bisa dibuat sesuai selera dan disesuaikan dengan lokasi.

Pengadaan Media Tanam

Mediaย  tanamย  adalahย  tempatย  tumbuhnyaย  tanamanย  untukย  menunjang perakaran. Dari media tanam inilah tanamanย  menyerap makanan berupa unsur hara melalui akarnya. Media tanam yangย  digunakan adalah campuran antara tanah, pupuk kompos, danย  sekam dengan perbandinganย  1:1:1. Setelah semua bahan terkumpul, dilakukan pencampuran hingga merata. Tanah dengan sifat koloidnya memiliki kemampuan untuk mengikat unsur hara, dan melalui air unsur hara dapat diserap oleh akar tanaman dengan prinsip pertukaran kation. Sekam berfungsi untuk menampung air di dalam tanah sedangkan kompos menjamin tersedianya bahan penting yang akan diuraikan menjadi unsur hara yang diperlukan tanaman.

Campuran media tanam kemudian dimasukkan ke dalam talang hingga penuh. Untuk memperlancar sirkulasi akar maka sebaiknya bagian dasar talang diberi alas berupa pecahan genting/bata/sterofoam. Media tanam di dalam bambu diusahakan agar tidakย  terlalu padatย  supaya air mudah mengalir, juga supaya akar tanaman tidak kesulitan โ€œbernafasโ€, dan tidak terlalu renggang agar ada keleluasaan dalam mempertahankan air dan menjaga kelembaban.

Persiapan Bibit Tanaman dan Penanaman

Sebelum berencana membuat wadah vertikal, terlebih dahulu mempersiapkan sejumlah bibit tanaman, Ketika tanaman sudah mencapai umur siap dipindahkan, pada dasarnya ada tiga tahap dalam proses ini, yaitu persemaian, pemindahan, dan penanaman. Seperti halnya menanam, menyemaikan benih juga memerlukan wadah dan media tanam. Wadah bisa apa saja sepanjang dapat diisi media tanam seperlunya dan memiliki lubang di bagianย  bawahย  untukย  mengeluarkanย  kelebihan air. Persemaian menggunakan wadah khusus persemaian benih yang disebut trayย  denganย  jumlah lubang 128 buah (tray lain jumlah dan ukuran lubangnya bervariasi). Dapatย  juga persemain menggunakan sebuah pot ukuran sedang dan sebuah bekas tempat kue. Adapun untukย  media tanamnya adalah media tanam dari produk jadi yang bersifat organik.

Jika menggunakan tray, jumlah benih yang dapat disemaikan sudah terukur karenaย  setiap lubangย  diisi sebuah benih (walaupun bisa juga diisi 2 atau 3). Jika menggunakan wadah lain maka jumlah benih yang dapat disemaikan disesuaikan dengan ukuran wadahnya, dalam hal ini jarak tanam benih diatur sedemikian rupa agar tidakย  berdempetan. Dua-tiga minggu setelah persemaian benih sudah berkecambah dan mengeluarkan 3-4 daun. Idealnya, benih yang sudah tumbuh daun berjumlah 4-5 helai sudah layak dipindahtanamkan.

Bibit tanaman yang dipindahkan ke wadah vertikultur sudah berumur lebih dari satu bulan, daunnya pun sudah bertambah. Sebelum bibit-bibit ditanam di wadahย  talang, terlebih dahuluย  menyiramkan air ke alamnya hingga jenuh, ditandai dengan menetesnya air keluar dariย  lubang-lubang tanam. Setelah cukup,ย  baruย  mulai menanam bibit satu demi satu. Semua bagian akar dari setiap bibit harus masuk ke dalam tanah. Setiap jenis bibit dikelompokkan di wadah bambu terpisah.

Langkah di atas merupakan cara mudah untuk bercocok tanam dengan menggunakan teknik tanam vertikultur. Sangat mudah, bukan?

baca juga artikel teknik tanam vertikultur.

,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged.

Gallery